BELI RUMAH UNTUK DIJUAL KEMBALI
2014-04-02 13:58:54 , Posted by Admin
Saat ini, banyak pembeli rumah dan tanah sengaja meniatkan beli rumah untuk dijual kembali, mengharapkan keuntungan dari nilai jual berikutnya. Hitung-hitung investasi tujuannya. Praktek bisnis sederhana ini banyak dilakukan oleh investor yang tidak ingin terlibat rumit menjadi developer perumahan. Keuntungannya lumayan, jika mampu menemukan properti bagus dengan harga relatif murah, tinggal melakukan perbaikan kecil di sana-sini atau dibagian-bagian tertentu, memoles cat dan tampak depan bangunannya. Atau bisa juga dengan mengisi perabot dan perlengkapan rumah secara komplit, maka properti rumah tersebut sudah memiliki daya tarik lebih bagi pembeli barunya. Dan tentu saja harganya tak lagi sama pada saat awal dibeli.
Cara menghitung marginnya pun sederhana, tinggal menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan berikut biaya pembelian properti rumahnya, lalu diambil interval dari harga dasar ditambah komponen profit yang dikehendaki. Dari pertambahan seluruh biaya dan komponen profit maka jadilah harga jual yang ditawarkan ke pembeli. Apakah benar mudah dan sesederhana ini kalkulasi bisnisnya? Ya, tentu saja benar dan mudah dijalankan, juga menguntungkan. Logikanya, transaksi jual beli, termasuk properti, siapa saja yang dengan cerdik mampu memberi nilai tambah atas barang yang dijual maka ia meneguk keuntungan. Dengan memberi manfaat tambahan bagi pembelinya, secara otomatis akan mendapat respon dengan cepat oleh pasar konsumen.
Pasar rumah bekas siap huni, jika cerdik membidiknya tersedia amat luas. Kebanyakan konsumen ingin langsung bisa menghuni rumah yang dibeli, juga karena faktor rumah bekas siap huni dari segi harga sedikit lebih murah ketimbang rumah yang siap bangun di perumahan. Andai pembeliannya dengan mekanisme KPR, pembeli rumah bisa merasakan manfaatnya langsung sejak cicilan pertamanya. Alasan ini lah yang makin menegaskan betapa menguntungkannya pola membeli rumah bekas untuk dijual kembali setelah sedikit perbaikan. Semoga Bermanfaat yaa.
